Jumat, 28 Agustus 2009

PEMIKIRAN DAN TINDAKAN ORMAS FORKABI DI MASYARAKAT JAKARTA

by : Yunus Indra, SH


FORKABI kedepan nantinya tidak lagi menjadi Objek tetapi sebagai Subjek ( pelaku ) pembaharuan menuju masyarakat Betawi yang mandiri dan lebih kuat serta aspiratif dalam memberdayakan anak Betawi, sehingga anak Betawi mampu menjadi leader ( pemimpin ) atau pilot project bagi masyarakat Betawi itu sendiri.

Oleh karena itu FORKABI harus berani melakukan sebuah perubahan-perubahan yang mendasar dalam berpikir, bertindak dan berbuat sehingga FORKABI sebagai ormas anak Betawi dalam menghadapi tantangan kedepan lebih siap dan bertanggung jawab terutama dalam tantangan GLOBALISASI.

Bidang Ekonomi

FORKABI sebagai ormas Betawi yang tumbuh di tengah-tengah Masyarakat Jakarta harus dapat dengan tepat memperbaiki sisitem ekonomi rakyat yang universal dan memperkuat basis ekonomi kerakyatan sehingga mampu meningkatkan pendapatan perkapita masyarakat Betawi secara signifikan.

FORKABI harus dapat mengajak Pengurus dan Anggata serta masyarakat Betawi lainnya mampu berkompetisi ( bersaing ) dengan masyarakat lain dalam meningkatkan perekonomian oleh karena itu yang harus dilakukan adalah :

  1. FORKABI, harus mampu menguasai sentra-sentra bisnis
  2. FORKABI, membentuk perusahaan-perusahaan dan Koperasi ,
  3. FORKABI, melakukan perluasan ekonomi rakyat,
  4. FORKABI, memperkuat basis ekonomi rakyat,
  5. FORKABI, memformat jaringan pengaman ekonomi masyarakat Betawi se JABODETABEK,
  6. FORKABI. ikut berperan dalam menanamkan kepercayaan investasi baik jangka pendek maupun jangka panjang kepada investor.
  7. FORKABI, Melakukan pendataan terhadap investor Betawi serta investor nasional dan internasional dalam rangka memperkuat jaringan.perekonomian rakyat yang berkesinambungan.

Bidang Politk

Mau tidak mau dalam bidang politik sekarang ini Pengurus dan Anggota FORKABI harus mampu merubah paradigma politiknya dan harus masuk kedalam kegiatan partai politik, yaitu :

  1. Menguasai parpol ( partai politik ) dengan merebut atau menduduki jabatan penting dalam kepengurusan partai dari tingkat Ranting, DPC, DPD maupun DPP.
  2. Melakukan pendidikan politik kepada masyarakat Betawi secara menyeluruh dan maksimal sehingga tidak menjadi komoditas politik ansing.
  3. Merebut sentra–sentra kekuasaan dalam pemerintahan maupun swasta nasional.

  1. Mampu melakukan bargaining ( daya tawar ) kekuasaan dalam parpol, pemerintahan dan parlemen.
  2. Sesuai dengan porsi dan kapasitasnya FORKABI juga harus mampu melakukan seleksi kader dan promosi kader ( mendesain kader ) dalam jabatan-jabatan atau posisi penting baik lokal maupun nasional.

Bidang Seni dan Budaya

Ditengah guncangan globaliasasi dan westernisasi yang kuat Dalam bidang Seni dan budaya FORKABI harus mampu mempertahankan dan melestarikan seni dan budaya betawi sebagai budaya lokal oleh karena itu yang kita harus lakukan adalah :

  1. FORKABI ikut berjuang melalui lembaga-lenbaga terkait agar taraf hidup seniman-seniman Betawi mampu bertahan dengan maksimal tidak menjadi seniman pinggiran kota yang mendapatkan penghasilan musiman.

  1. FORKABI harus dapat menjebatani melaui Dinas Kebudayaan terkait agar seni dan budaya Betawi dapat Melakukan go public budaya ke pentas budaya Internasional.

  1. FORKABI harus giat dan aktif dalam ikut serta mempromosikan budaya secara luas baik ditingkat nasilonal dan Internasional dengan mengusahakan agar PERDA mengenai nuansa Budaya local khususnya budaya “ Betawi “ dapat masuk di tempat-tempat wisata seperti Hotel, CafĂ©, restauran , atau tempat strategis lain, termasuk memperbanyak ornamen, ciri khas, dan bangunan bernuansa betawi seperti gapura, perkantoran, tempat wisata bahkan rumah-rumah penduduk Betawi.

  1. FORKABI dapat mengarahkan seniman Betawi harus bekerja secara profesinal dan proporsional. Meningkatkan profesionalisme dan performance budaya yang mampu diterima masyarakat umum.

  1. Dalam rangka sosialisasi dan studi banding FORKABI harus banyak tahu tentang pelaksanakan event-event dan pameran dari tingkat kelurahan hingga tingkat propinsi, sehingga menjadi suatu kebiasaan atau hal yang tidak dapat ditinggalkan oleh anak Betawi.

Bidang Pendidikan

Adanya pimpinan yang handal terpecaya dan bertanggung jawab dikarenakan adanya pendidikan maximal dan pendidikan yang terprogram yaitu :

  1. FORKABI harus mampu mendorong meningkatkan kualitas sumber daya manusianya ( SDM ) melalui jenjang pendidikan, latihan-latihan dan lembaga formal lain.
  2. FORKABI harus dapat Mencetak kader-kader potensial yang mampu dipersiapkan dimasa mendatang dengan jenjang pendidikan tinggi yang maksimal.
  3. FORKABI dapat memeberi motifasi dan dorongan pendidikan yang baik agar terciptakan ahli atau pakar yang profesional dan proporsional dalam bidangnya.
  4. FORKABI harus membuat data base anggotanya yang potensial dari tingkat sekolah menegah hingga perguruan tinggi yang nantinya di harapkan FORKABI dapat menyediaan beasiswa bagi kader anak Betawi potensial dan berprestasi tinggi.
  5. FORKABI bekerjasma dengan balai Latihan kerja profesional dan kursus-kursus yang ada di Jakarta dan sekitanya.

Bidang Sosial

FORKABI konsukwen dalam realita kehidupan masyarakat Jakarta dimana keberadaan FORKABI tetap tidak lepas dari kegiatan sosial Masyarakat Betawi dan masyarakat non Betawi yang berbaur menjadi satu oleh sebab itu :

  1. FORKABI harus mampu membentuk lembaga sosial yang memikirkan masyarakat , bukan hanya masyarakat Betawi , tetapi juga harus mampu memberikan kontribusi kepada masyarakat Jakarta umumnya bahkan rakyat Indonesia.
  2. FORKABI harus lebih peka menunjukan kepeduliannya terhadap permasalahan masyarakat yang menyangkut pada problematika sosial terutama masyarakat Jakarta.
  3. FORKABI sebagai wadah anak Betawi Melakukan pendampingan ( advokasi ) sosial dan melakukan perluasan jaringan lembaga sosial dari tingkat Ranting, DPC, DPD maupun DPP.

Bidang Hukum

Sebagai ormas besar yang ada di ibu kota Jakarta FORKABI harus mempunyai lembaga bantuan hukum yang siap selalau membantu dan mendampingi ( advokasi ) masyarakat Jakarta di bidang hukum, terutama seluruh Pengurus dan anggota FORKABI di JABODETABEK.

FORKABI harus menampung dan mengarahkan dalam menciptakan kader propesional dibidang hukum serta mendata kader-kader Betawi yang duduk dalam lembaga hukum, baik pengacara ( advokat) , hakim, jaksa dll.

masyarakat Betawi dengan imagenya yang malas, hopless ( tanpa harapan ), ambekan, tidak mau susah , acuh, dll menjadi mental yang kokoh , kuat., struggle ( pejuang ) ulet dan agamis . Maka harus kembali melakukan penguatan mental religius dari tokoh-tokoh masyarakat baik Ulama , tokoh masyarakat dll, dari tingkat nasional, hingga tokoh kampung tentunya memerlukan kordinasi yang baik dan efektif.

Kini seluruh masyarakat Betawi menyadari bahwa pentingnya suatu wadah yang merupakan bentuk dari suatu aplikasi komunikasi antar masyarakat Betawi dengan masyarakat di luar Betawi.

Oleh karena itu FORKABI berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia ( SDM ) masyarakat Betawi sendiri untuk berperan langsung dalam pembangunan kampungnya sendiri.

Diharpakan pula kedepan nantinya FORKABI tidak lagi menjadi Objek tetapi sebagai Subjek ( pelaku ) pembaharuan menuju masyarakat Betawi yang lebih Kuat , Mandiri , Kreatif , Inovatif dan serta aspiratif.

LANGKAH AWAL PIKIRAN DAN TINDAKAN FORKABI yang harus di lakukan dan diterapkan kepada seluruh anak Betawi khususnya Pengurus, Anggota dan Partisipan FORKABI itu sendiri adalah menanamkan kepada anak Betawi akan pentingnya sebuah kesadaran bermasyarakat dan bersilaturrahmi serta BERORGANISASI.

1 komentar:

  1. https://accounts.google.com/NewAccount?hl=in&continue=http://www.blogger.com/create-blog.g?defaultSubdomain%3Dforkabijakartabarat&service=blogger&naui=8

    BalasHapus